
Film ini bergaya alur ’maju-mundur’. Penonton diajak ikut ber-flash back ke masa lalu pemeran utama.
Hyun-woo (diperankan oleh Ji Jin-hee) baru saja keluar dari penjara setelah mendekam selama 17 tahun karena ia adalah aktifis yang dianggap melawan pemerintah pada masa lalu.
Setelah keluar penjara, banyak sekali hal yang telah berubah. Bahkan teman2 ’seperjuangannya’ pun banyak yang membelot. Ketika ibu Hyun-woo mengabari bahwa kekasih lama Hyun-woo bernama Yoon-hee (diperankan oleh Yeom Jeong-ah) telah lama meninggal karena kanker yang dideritanya, Hyun-woo mencoba membuka kembali memori yang tertinggal bersama Yoon-hee.
Hyun-woo mengunjungi tempat yang pernah mereka tinggali bersama selama beberapa bulan, layaknya sepasang pengantin baru. Hyun-woo juga membaca buku harian serta surat2 Yoon-hee, dan ia tahu bahwa hanya Yoon-hee lah yang selama ini telah setia bersamanya, meski mereka terpisah jauh.
Keyakinan atas kesetiaan Yoon-hee menjadi obat ajaib yang menyembuhkan perasaannya selama dipenjara. Selain itu, Hyun-woo juga mendapatkan hadiah lain, seorang anak perempuan yang tak pernah dikenalnya.
Sebenernya film ini cukup menarik, tapi entah kenapa jalannya agak lamban dan terkesan bertele-tele. Banyak hal yang kurang penting, yang malah bikin film ini jadi tambah ngebosenin. Akting Ji Jin-hee biasa aja. Kurang greget. Mungkin juga karena pembawaan karakter Hyun-woo yang kalem2 aja. Tapi penataan flash-back nya cukup rapih dan runut sehingga memudahkan penonton untuk mengerti jalan ceritanya.



