
ini niiih film yang tadinya jadi pilihan utama gue (dan Heidy) sejak Heidy ngajakin nonton Korea Movie Week di Blitz Megaplex. Namun apa daya, jadwal tayangnya ga sinkron sama jadwal daku dan si teteh… walhasil, waktu liat dvd ini di Raplas, langsunglah di beli.. penasaran mengalahkan segalanya! Hahaha..
Film ini sederhananya bercerita tentang dua abang-adek yang kehidupan cintanya masing2 cukup payah…. Si abang, Gwangsig, adalah tipe laki2 yang susah untuk maju menghadapi cewe yang ditaksirnya. Waktu masih kuliah, dia udah naksir berat sama adek kelasnya, tapi apa daya, Gwangsig ga mampu berterus terang. Ia menyimpan perasaannya lamaaaaa…banget! Sampe tujuh tahun kemudian, Gwangsig bertemu lagi dengan gebetan masa lalunya ini di pernikahan sahabatnya. Cinta lama bersemi kembali, begitulah, hehehehe…. Apalagi waktu si cewe mengungkapkan banyak hal, yang menunjukkan bahwa dia masih ingat dengan si Gwangsig dan masa2 lalu bersamanya.
Si adek, Gwangtae, adalah tipe cowok yang terlalu sesumbar… dia gampang banget tertarik (secara fisik, terutama) kepada cewe2. Suatu hari, Gwangtae ikutan lomba lari marathon. Disana dia ketemu seorang cewe seksi yang bikin dia penasaran. Dari track marathon, sampai cafĂ© di pinggir jalan, Gwangtae melakukan pengejaran sampai akhirnya ia berhasil meluluhkan cewe ini.
Permasalahannya adalah… adanya miskomunikasi yang mengakibatkan Gwangsig gagal mendapatkan cewe idamannya itu… sementara Gwangtae mencoba belajar arti sebuah hubungan yang sesungguhnya… bukan hanya fisik belaka, tapi juga perasaan dan berbagi memori bersama.
Bagi gue, film ini… hmmm.. kurang berkesan.. mungkin karena konsep ceritanya juga kurang kuat ya...
Satu2nya penghiburan bagi gue dalam film ini adalah kemunculan Jeong Kyeong-ho sebagai salah satu pemeran pembantu. Wuaaah! Di film ini si Kyeong-ho lebih ganteng! Lebih lebih lebih macho dibandingkan dengan penampilannya di ”I’m sorry I Love You” dan ”Herb”.
No comments:
Post a Comment