Friday, May 11, 2007

Go Go Sister!

Ada yang bilang, bahwa cinta pertama itu teramat berkesan dan bahkan bisa terus dipendam seumur hidup. Itulah yang dialami Jung-joo, perempuan berumur 30tahun yang berprofesi sebagai fashion designer. Cinta pertama Jung-joo adalah ketika di SMA, bersama seorang cowo populer bernama Ha-ni, yang kini menjadi artis terkenal. Ketika melihat wawancara Ha-ni di TV dan Ha-ni mengungkapkan bahwa cinta pertamanya ga ada, Jung-joo membuka kembali memori masa SMA-nya.


Cintanya kepada Ha-ni saat itu begitu tulus dan polos, sampai ia tahu bahwa Ha-ni yang playboy hanya mempermainkannya. Tak lama kemudian, ia bertemu dengan Tae-hoon, teman SMA-nya juga yang saat pertemuan kembali dengannya, Tae-hoon mengaku bahwa Jung-joo adalah cinta pertamanya.


Segalanya berubah. Dulu, Ha-ni adalah cowok populer di SMA dan terkenal playboy. Sekarang, Ha-ni tetap menjadi artis tetapi Jung-joo masih merasakan sakit hati kepadanya. Sementara Tae-hoon yang mengaku naksir berat dengan Jung-joo ketika SMA adalah seorang kutu buku yang tidak menarik, dan kini Tae-hoon adalah seorang CEO sebuah perusahaan telekomunikasi yang kaya raya dan berhasil.


Penyesalan demi penyesalan menumpuk di benak Jung-joo. Bukan hanya penyesalan terhadap kehidupan cintanya pada masa SMA, tetapi juga penyesalan atas kepergian ibunya ketika melahirkan adiknya.


Tiba2 sesuatu yang ajaib terjadi. Dari laptop Jung-joo muncul sebuah window aneh, mirip seperti tampilan ’scene selection’ kalau kita sedang memutar dvd. Di window itu diperintahkan untuk memilih salah satu scene kehidupan Jung-joo dimasa lalu.


Secara ajaib, Jung-joo kembali ke masa ketika dirinya masih SMA. Wujud Jung-joo tetap seperti saat ini, tetapi ia bisa melihat dan berinteraksi dengan orang2 di masa lalu, termasuk dirinya sendiri ketika masih SMA.


Jung-joo dewasa mengaku sebagai Alice, sepupu Jung-joo kecil yang baru datang dari Amerika. Jung-joo dewasa ini mengusung sebuah misi: mengubah nasib dirinya, dan banyak orang, termasuk berharap bisa merubah keputusan ibunya untuk tidak mempertahankan kehamilannya karena berbahaya.


Film ini lucu, bisa banget menggambarkan kepolosan dan kebodohan ABG yang dilanda cinta monyet.


Pada akhirnya, Jung-joo bisa mengerti bahwa ada hal2 di dunia ini yang tidak bisa diubah dengan apapun. Dan satu yang paling penting, bahwa cinta yang sesungguhnya adalah cinta yang bisa mengalah. Ciiiiaaaaah!

No comments: