
Sewaktu di Korea, gue main2 ke sebuah mal yang ada bioskopnya. Meski ga nonton, tapi gue sempet melihat sebuah ’stage’ kosong dengan background poster film besar dan setting-nya sesuai dengan filmnya. Di stage itu kita boleh berfoto2.. maka, berfotolah gue, sandra, dan Yohan oppa dengan latar belakang poster film ini.
Begitu balik ke Jakarta, gue ketemu dengan dvd film itu dan langsung beli tanpa ragu2 (karena udah dibuat penasaran duluan... lumayan berhasil juga tuh promo dengan photo booth itu!)
Okay, judul film ini adalah Lump of Sugar.
Seorang cewe bernama Si-eun (Im Soo-jung) tumbuh besar bersama seekor kuda milik ibunya yang seorang jockey. Ibunya tewas dalam kecelakaan saat menunggangi kudanya. Si-eun juga turut membantu kuda ibunya itu pada saat melahirkan. Sayang, si ibu kuda tidak bertahan hidup. Anak kuda itu dinamai Cheondong (yang artinya halilintar). Si-eun dan Cheondong tumbuh bersama, dan menjadi sahabat. Ayah Si-eun khawatir anaknya (yang juga bermimpi menjadi seorang jockey) akan bernasib sama seperti istrinya, maka ia menjual Cheondong tanpa sepengetahuan Si-eun.
Si-eun perlahan mewujudkan impiannya menjadi seorang jockey. Ternyata menjadi jockey tidak mudah. Apalagi masih banyak orang yang menyangsikan kemampuan seorang jockey perempuan. Karir Si-eun tidak cemerlang sampai suatu saat ia bertemu kembali dengan Cheondong dan karirnya mulai meningkat bersama sahabat lamanya itu. Si-eun dan Cheondong berlatih dengan keras untuk membuktikan bahwa mereka mampu menjadi yang terbaik.
Meski film ini mengambil tema yang cukup unik, tapi menurut gue, feel-nya kurang dapet. Mungkin karena dunia perkudaan tidak terlalu gue kenal jadi gue ga nge-klik dengan filmnya. Tapi, untuk sesuatu yang segar, boleh juga nonton Lump of Sugar ini.
No comments:
Post a Comment