
Setelah nonton sepotong adegan di indosiar, meski agak bete karena dubbing-an nya aneh, hehe.. gue langsung sms mba Kunti* untuk segera memesan film itu.
Mba Kunti bilang, “Wedding, nis? Ga oke loh..”
Aaaah… untuk kali ini gue ga mempedulikan orang yg gue percayai untuk urusan film2 korea, hehe..
Dari awal, gue tau, serial ini agak beda. Pertama, biasanya serial drama korea endingnya happily married ever after… tapi untuk serial Wedding ini, justru mengangkat bagaimana sulitnya menjalani kehidupan pernikahan… Berat, emang… sedikit lebih serius dari biasanya.. tapi terasa real sekali.
Dimulai dengan pertemuan pertama Lee Se Na (diperankan oleh Jang Na Ra) dengan Han Seung Woo (diperankan oleh Ryu Shi Won) di sebuah kafe. Pertemuan ini memang direncanakan, alias, mereka bertemu karena dijodohkan.
Se Na dan Seung Woo mulai berkenalan dan mereka mulai menemukan bahwa mereka memiliki latar belakang kehidupan yang sangat berbeda. Se Na adalah seorang cewek dari keluarga kaya, lulus dari jurusan musik, dan bekerja di sebuah gallery. Se Na sangat memperhatikan fashion, hobbi belanja, dan ngerumpi bareng sahabat2 ceweknya. Sementara Seung Woo adalah seorang diplomat muda, sederhana, belum pernah pacaran, dan kaku.
Mereka akhirnya memutuskan untuk menikah karena merasa ‘segalanya akan menjadi lebih baik setelah menikah’. Seiring berjalannya waktu, pasangan muda ini mulai menghadapi masalah2 kecil yang bikin mereka jadi sering berantem. Segalanya menjadi lebih rumit ketika Se Na menyadari bahwa Seung Woo masih memendam perasaan terhadap sahabatnya sejak kecil, Yun-soo (diperankan oleh Myung Se Bin). Yun Soo sendiri (yang sebenernya juga udah tunangan) juga masih memberikan harapan, meski ia tahu Seung Woo sudah menikah.
Nonton drama ini, jujur aja, kalo liat tingkah laku Seung Woo, gue bisa senyam senyum sendiri. Ryu Shi Won bisa banget memerankan tokoh Seung Woo yang super duper halussss…banget! Iya, gue ga pernah liat peran seorang tokoh dalam film Korea yang bahkan ngomongpun dengan nada rendah dan lembut. Kalo marah juga ga teriak2. Kekikukan yang muncul (karena Seung Woo ceritanya belum pernah pacaran) ketika ia harus berhadapan dengan Se Na, bikin adegan berasa manisss…. Aih, so sweeeet! Hahahahahahaha….
Wah, ngomongin Ryu Shi Won sampe sgini! Bgini, Jang Na Ra pun berakting oke. Dari seorang gadis yang sering senyum, ketawa, dan periang sampe perlahan2 jadi gadis yang sering murung, bahkan nangis mulu..
Ending-nya, cukup enak dilihat. Karena endingnya berupa konklusi dari setiap konflik yang ada dari tokoh2 utamanya…
Seneng deh nonton serial ini... jadi kepikiran untuk....mwahahahahahahahahahah...
*Mba Kunti : pemilik toko DVD/VCD Korea langganan gue
Mba Kunti bilang, “Wedding, nis? Ga oke loh..”
Aaaah… untuk kali ini gue ga mempedulikan orang yg gue percayai untuk urusan film2 korea, hehe..
Dari awal, gue tau, serial ini agak beda. Pertama, biasanya serial drama korea endingnya happily married ever after… tapi untuk serial Wedding ini, justru mengangkat bagaimana sulitnya menjalani kehidupan pernikahan… Berat, emang… sedikit lebih serius dari biasanya.. tapi terasa real sekali.
Dimulai dengan pertemuan pertama Lee Se Na (diperankan oleh Jang Na Ra) dengan Han Seung Woo (diperankan oleh Ryu Shi Won) di sebuah kafe. Pertemuan ini memang direncanakan, alias, mereka bertemu karena dijodohkan.
Se Na dan Seung Woo mulai berkenalan dan mereka mulai menemukan bahwa mereka memiliki latar belakang kehidupan yang sangat berbeda. Se Na adalah seorang cewek dari keluarga kaya, lulus dari jurusan musik, dan bekerja di sebuah gallery. Se Na sangat memperhatikan fashion, hobbi belanja, dan ngerumpi bareng sahabat2 ceweknya. Sementara Seung Woo adalah seorang diplomat muda, sederhana, belum pernah pacaran, dan kaku.
Mereka akhirnya memutuskan untuk menikah karena merasa ‘segalanya akan menjadi lebih baik setelah menikah’. Seiring berjalannya waktu, pasangan muda ini mulai menghadapi masalah2 kecil yang bikin mereka jadi sering berantem. Segalanya menjadi lebih rumit ketika Se Na menyadari bahwa Seung Woo masih memendam perasaan terhadap sahabatnya sejak kecil, Yun-soo (diperankan oleh Myung Se Bin). Yun Soo sendiri (yang sebenernya juga udah tunangan) juga masih memberikan harapan, meski ia tahu Seung Woo sudah menikah.
Nonton drama ini, jujur aja, kalo liat tingkah laku Seung Woo, gue bisa senyam senyum sendiri. Ryu Shi Won bisa banget memerankan tokoh Seung Woo yang super duper halussss…banget! Iya, gue ga pernah liat peran seorang tokoh dalam film Korea yang bahkan ngomongpun dengan nada rendah dan lembut. Kalo marah juga ga teriak2. Kekikukan yang muncul (karena Seung Woo ceritanya belum pernah pacaran) ketika ia harus berhadapan dengan Se Na, bikin adegan berasa manisss…. Aih, so sweeeet! Hahahahahahaha….
Wah, ngomongin Ryu Shi Won sampe sgini! Bgini, Jang Na Ra pun berakting oke. Dari seorang gadis yang sering senyum, ketawa, dan periang sampe perlahan2 jadi gadis yang sering murung, bahkan nangis mulu..
Ending-nya, cukup enak dilihat. Karena endingnya berupa konklusi dari setiap konflik yang ada dari tokoh2 utamanya…
Seneng deh nonton serial ini... jadi kepikiran untuk....mwahahahahahahahahahah...
*Mba Kunti : pemilik toko DVD/VCD Korea langganan gue
4 comments:
baru nonton ya? hehe.. gw udah tamatin tahun lalu.. ;p
kejebak sih.. gw kira pelm komedi. soalnya covernya 'rame' gitu, ditambah lagi yg main Jang Nara (waktu itu habis nonton Patzi soalnya). ternyata pelmnya nangis2 mulu. sempet nyesel belinya. untung yg nangis Jang nara.. :)
overall, ceritanya lumayan lah.. cerita tentang pernikahan perjodohan orang tua. gw ga bisa komen banyak nih, udah agak lupa jalan ceritanya. tapi adegan yg paling ga ingat tu pas mereka berpelukan di atas jembatan kala hujan rintik2. hehe..
hahahaha....
iya, gue pikir juga bakal seru2an banyak lawakannya, taunya nangis2an mulu... Jang Nara mainnya lebih oke daripada waktu di Patzzi ya? mnurut gue sih bgitu.. hehe..
adegan paling gue inget itu... mm...pas endingnya sih, waktu akhirnya Seung Woo bilang "Saranghae.." hihihih..
iya. beda bgt ama di Patzii.. dari cew berandalan jd putri gitu..
yup.yg endingnya tu emang lucu. gw suka yg si cowok bilang "Yobo..", eh malah aneh kedengarannya..
Post a Comment